| MENU JURNAL |
|---|
| TIM EDITORIAL |
| TIM REVIEWER |
| INFORMASI |
| RUANG LINGKUP |
| BIAYA PEMROSESAN ARTIKEL |
| PETUNJUK PENULIS |
| PERNYATAAN OPEN ACCESS |
| KEBIJAKAN PEER REVIEW |
| ETIKA PUBLIKASI |
| HAK CIPTA & LISENSI |
| KETENTUAN HAK CIPTA |
| KETENTUAN LISENSI |
| ALAT YANG DIBUTUHKAN |
| TEMPLATE JURNAL |
| PEMERIKSA PLAGIARISME |
| MENDELEY |
Etika Publikasi
Etika Publikasi
Halaman ini menjelaskan etika publikasi bagi semua pihak yang terlibat dalam INTEGRA Journal (Integrated Research for Society), termasuk penulis, editor, dan reviewer. Etika publikasi ilmiah didasarkan pada tiga nilai utama berikut:
- Netralitas: Seluruh tindakan harus objektif dan bebas dari kepentingan pribadi maupun institusional;
- Keadilan: Menjamin hak dan kewajiban yang setara bagi semua pihak sesuai dengan perannya masing-masing;
- Kejujuran: Menjaga integritas dengan menghindari duplikasi, fabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme dalam publikasi.
Tanggung Jawab Penulis:
- Standar Pelaporan.
Penulis harus menyajikan laporan penelitian secara akurat dan memberikan pembahasan yang objektif mengenai signifikansinya. Data harus disajikan dengan benar dan disertai detail serta referensi yang memadai agar dapat direplikasi. Pernyataan yang menyesatkan atau sengaja tidak akurat merupakan tindakan tidak etis dan tidak dapat diterima. - Akses dan Penyimpanan Data.
Penulis dapat diminta untuk menyediakan data mentah bagi tinjauan editorial dan diharapkan menyimpan data penelitian setelah publikasi. - Orisinalitas dan Plagiarisme.
Penulis wajib memastikan bahwa karya mereka benar-benar orisinal. Kutipan dan pengakuan terhadap karya pihak lain harus diberikan secara tepat. - Publikasi Ganda, Redundan, atau Bersamaan.
Penulis tidak boleh mengirimkan atau mempublikasikan penelitian yang sama atau sangat serupa di lebih dari satu jurnal secara bersamaan. - Pengakuan atas Sumber.
Semua sumber yang secara signifikan memengaruhi penelitian harus dicantumkan dengan benar. - Kepengarangan Artikel.
Kepengarangan harus dibatasi pada individu yang memberikan kontribusi ilmiah signifikan. Penulis korespondensi bertanggung jawab memastikan semua co-author yang sah dicantumkan dan menyetujui naskah akhir. - Pengungkapan dan Konflik Kepentingan.
Penulis harus mengungkapkan konflik kepentingan finansial maupun non-finansial yang dapat memengaruhi interpretasi penelitian. - Kesalahan Fundamental dalam Karya Terbit.
Jika ditemukan kesalahan penting setelah publikasi, penulis harus segera memberi tahu editor dan bekerja sama dalam proses koreksi atau penarikan artikel. - Bahaya dan Subjek Manusia atau Hewan.
Jika penelitian melibatkan bahan berbahaya, prosedur tertentu, atau subjek manusia/hewan, hal tersebut harus dijelaskan dan ditangani sesuai standar etika.
Tanggung Jawab Editor:
- Keadilan.
Editor menilai naskah hanya berdasarkan kualitas akademik tanpa diskriminasi terhadap karakteristik atau keyakinan penulis. - Kerahasiaan.
Editor dan staf editorial wajib menjaga kerahasiaan naskah yang dikirimkan. - Pengungkapan dan Konflik Kepentingan.
Editor tidak boleh menggunakan materi yang belum diterbitkan untuk penelitian pribadi tanpa izin tertulis dari penulis. - Keputusan Publikasi.
Editor in Chief bertanggung jawab menentukan artikel yang diterbitkan berdasarkan validitas, orisinalitas, dan relevansi dengan ruang lingkup jurnal. - Proses Penelaahan Artikel.
Editor memastikan semua naskah melalui proses penelaahan yang adil, tidak bias, dan tepat waktu oleh reviewer yang kompeten.
Tanggung Jawab Reviewer:
- Kontribusi pada Keputusan Editorial.
Reviewer membantu editor dalam pengambilan keputusan dan membantu penulis memperbaiki naskah melalui umpan balik yang membangun. - Ketepatan Waktu.
Reviewer yang tidak dapat menyelesaikan penelaahan tepat waktu atau tidak memiliki keahlian yang sesuai harus memberi tahu editor. - Objektivitas.
Ulasan harus objektif, sopan, dan didukung argumentasi yang jelas. - Kerahasiaan.
Seluruh naskah yang sedang ditelaah harus diperlakukan sebagai dokumen rahasia. - Pengungkapan dan Konflik Kepentingan.
Reviewer tidak boleh menggunakan informasi istimewa untuk keuntungan pribadi dan harus menolak penelaahan jika ada konflik kepentingan. - Pengakuan atas Sumber.
Reviewer harus mengidentifikasi karya lain yang relevan dan memberi tahu editor jika ada dugaan plagiarisme atau kemiripan substansial.








